Your Heart Is My Pinata 3rd

Title     : Your Heart Is My Pinata

Author : @fadhilafayuci

Genre   : Romance , Sad , AU

Rating   : PG-14

Length  : Chapterd/ Series Fic

Cast       :

*        Choi Minho

*        Cho Kyuhyun

*        Park Jiyeon

*        Choi Sooyoung

Other Cast

*        You Can Find In This Story ^^

@fadhilafayuci Art N StoryLine

Don’t Copy Without My Permission

Say Yes To Coment And Say No To Plagiat ^..^

 

NB          : kalau ada kesamaan cerita tolong hubungi author via Twitter ^^ , tapi author hanya mau bilang kalau Fanfic ini ialah khayalan author semata. Dan kalau ditemukan banyak kesalahan , author minta maaf ya🙂.

Happy Reading

Mereka berdua hanya diam. Tak mau bertatapan , walau didalam hati mereka tersimpan perasaan rindu yang sangat. Keduanya menahan diri untuk tidak melakukan hal diluar kendali mereka.

Sungguh ironis , memang. Dulunya mereka adalah sepasing kekasih yang sangat serasi dan saling mencintai. Tapi sekarang mereka menjadi saudara –satu ayah– , hal yang tak pernah mereka sanggah adalah mereka mecintai satu sama lain.

***

Minho menggerutu kesal. Ia menyadari kebodohohannya beberapa saat yang lalu. bukankah seharusnya ia memeluk yeoja itu? tapi kenapa ia malah diam dan pergi begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Munafik , ya kata itu pantas untuk namja ini sekarang.

Sementara itu

Sooyoung menatap datar laptopnya. Wajah Minho mash tergambar jelas dibenaknya. Jujur saja, waktu itu ia sangat ingin memeluk Minho atau paling tida berbicara sedikit kata. Walau , well itu sangat sulit baginya.

Dan mungkin bagi Minho juga….

***

Keesokan harinya , Kyuhyun memilih untuk jogging di sekitar taman apertementnya. Well , sudah lama ia tak menghabiskan waktunya untuk jogging karena menjadi sirektur perusahaan. Huft , sekarang ia merindukan ocehan cerewet dari seorang yeoja.

Kyuhyun tersenyum kecil melihat sosok yeoja yang snagat ingin ia temui berlari kecil mengitari taman. “Jiyeon…” teriak Kyuhyun.

Sadar kalau namanya dipanggil , Jiyeon membalikkan badannya menuju sumber suara. “eh? Kyuhyun Oppa?” desisnya , ia lalu menghampiri Kyuhyun yang berdiri didekat kursi taman. Tapi anehnya namja itu tak duduk dikursi itu.

“Oppa.., tumben sekali kau jogging?” Tanya Jiyeon ceplos. Kyuhyun hanya tersenyum dan memberi isyaraat agar mereka berdua duduk dikursi taman yang sedang nganggur.

“sesekali refreshing” jawab Kyuhyun simple dan merentangkan tangannya keatas. Jiyeon menganggukan kepala. “mmmm” balas Jiyeon agak canggung , yeah sudah beberapa minggu ia jarang bertemu dengan teman satu apertementnya itu.

Kyuhyun menolehkan kepalanya. “Jiyeon~ah , buatkan aku Kimchi lagi eoh?” kata Kyuhyun dengan muka memelas. Jiyeon menggelengkan kepalanya. “Aniyo , aku hanya akan membuatkan Kimchi untuk calon suamiku dimasa depan” ucap Jiyeon sambil berangan-angan.

Kyuhyun menjitak kepala Jiyeon gemas. “kau itu , sekali saja” kata Kyuhyun kembali memelas. Jiyeon tetap menolak. Hingga akhirnya,

“Hyung~” panggil seseorang dari balik kaca mobil. Kyuhyun beranjak berdiri dan melihat mobil yang berhenti tak jauh dari tempatnya. “Minho~ya” jawab Kyuhyun seraya menghampiri Minho yang masih berada dimobil.

Jiyeon menyipitkan matanya melihat namja yang tengah berbicara dengan Kyuhyun. Rasanya ia pernah melihat namja itu , tapi dimana dan kapan?. Jiyeon kembali bergelut dengan pikirannya dan masih menatap namja itu.

Dari kejauhan namja yang merasa ditatap oleh Jiyeon hanya tersenyum kecil. “Hyung , kau kenal dengan yeoja itu?” Tanya namja itu pada Kyuhyun. Kyuhyun menganggukan kepalanya , lalu menautkan alisnya.

“wae? Kau menyukainya?” goda Kyuhyun. Minho menggelengkan kepalanya , lalu beranjak keluar dari mobil silver putihnya. “Aniyo , aku pernah menolongnya” kata Minho mantap.

Kyuhyun menganggukan kepalanya. “baiklah , ayo kita ketempat Jiyeon lagi” ujar Kyuhyun dan menarik tangan Minho ketempat Jiyeon. Aish hyung kau bersemangat sekali , gerutu Minho melihat Kyuhyun yang menarik dirinya secara paksa hanya untuk ketempat yeoja yang pernah ditabraknya dan ditolongnya.

Oke mungkin Kyuhyun bermaksud ingin melupakan masa lalu dengan mengajak Minho berkenalan dengan  Jiyeon. Toh , Jiyeon adalah yeoja yang cantik , baik hati dan sangat pengertian.

“Jiyeon~ah , kenalkan ini temanku , Choi Minho dan Minho kenalkan ini Park Jiyeon” kata Kyuhyun riang.

Jiyeon menganggukan kepalanya. Ukh , ia gugup sekali melihat namja yang bernama Minho itu. apakah ia tak mengenaliku lagi , batin Jiyeon.

***

“Sooyoung~ah , apakau kau sudah siap?” tanya Yuri yang sudah memakai dress ungu selutut yang membuatnya semakin cantik dan sexy~. Sooyoung menganggukan kepalanya lemas dan beranjak berdiri dari meja rias punya Yuri.

Well , sekarang mereka berdua tengah berdandan untuk acara reuni SMA mereka. Yuri memperhatikan Sooyoung dari ujung kaki sampai ujung kepala. Sooyoung terlihat sangat cantik memakai dress bermotif bunga selutut yang memperlihatkan kaki jenjangnya yang menarik perhatian banyak namja.

Yuri lalu melipat kedua tangannya didada dan menghela napas pelan. “well , kau kenapa?” tanya Yuri seraya menautkan kedua alisnya melihat tampang lemas dan lesu yang ditunjukkan oleh Sooyoung. Sooyoung mengangkat bahu dan memalingkan wajahnya.

“apa , karena Minho?” tebak Yuri yang langsung mengenai sasaran. Sooyoung menundukkan kepalanya. “aku takut bertemu dengannya” aku Sooyoung. Yuri menepuk bahu Sooyoung pelan lalu tersenyum.

“Aigoo! Kau tak perlu takut seperti itu , dia kan hanya manta pacarmu dan mungkin kau dan Minho bias kembali berpacaran” goda Yuri. Sooyoung hanya tersenyum tipis , kau salah aku takut perasaanku kepadanya makin bertambah karena dia adalah.. adalah

***

Minho kembali menghela napas. Sudah beberapa teman lamanya ia abaikan dan sekarang sudah yang ke sepeluh kalinya ia menolak berbicara atau sekedar melepas rindu. Jujur saja , sebab ia dating ke pesta hanya satu tujuan dan tujuan itu adalah…

“Sooyoung…” panggil Key kepada seorang yeoja yang berjalan agak lambat masuk ke aula. Yeoja itu –Sooyoung—tersenyum , lalu berjalan menuju tempat Key.

Key lalu memeluk Sooyoung yang sudah berada didepannya. “Aigoo! Kau makin cantik saja Sooyoung~ah” bisik Key ditelinga Sooyoung yang membuat Sooyoung tersenyum.

“kau bisa saja” kata Sooyoung seraya menepuk lengan Key. Sementara itu namja yang berada tepat dibelakang Key hanya diam sambil terus menatap Sooyoung dengan tatapan yang sulit diartikan. “kau sudah bertemu dengan Minho?” Tanya Key seraya memberikan sebuah gelas kepada Sooyoung.

Sooyoung memilih diam dan mengambil gelas itu dari tangan Key. “Key , aku ketempat Yuri dan yang lain eoh” ucap Sooyoung tiba-tiba ketika melihat seorang namja yang berjalan ketempatnya. Key menganggukan kepala , ia lalu memalingkan wajahnya mencari Minho dan..

Toeng

Minho berada dibelakangnya , tapi kenapa Minho hanya diam begitu melihat Sooyoung. Aneh , benar-benar aneh , Key membatin dalam hatinya. “Minho~ya , kenapa kau hanya diam melihat….”

Belum sempat Key menyelesaikan pertanyaannya , Minho sudah lebih dahulu meninggalkannya dipintu masuk aula, sendirian pula. Key menggerutu kesal dan merutuki habis-habisan Minho yang tak pernah berubah.

***

“Sooyoung~ah , bogoshippoe” ucap Tiffany seraya memeluk Sooyoung erat. Sooyoung tersenyum lalu membalas pelukan sahabatnya itu. Well , dibanding dengan yang lain –Taeyeon, Yuri, YoonA, Hyoyeon , Sunny , Jessica, Seohyun—Sooyoung memang sangat jarang bertemu dengan Tiffany. Malah ia bertemu dengan Tiffanya sewaktu upacara kelulusan SMA.

“Girls , kita gabung kesana yuk” ajak Taeyeon seraya menunjuk tempat teman-teman sekelas mereka dulu seaktu SMA. Semuanya menganggukan kepalanya senang dan melangkah kesana , tapi Sooyoung hanya diam karena seseorang mengenggam tangannya erat sangat erat.

Sooyoung memang ingin diam , karena orang yang mengenggam tangannya itu adalah Minho , Choi Minho. “Aku ingin berbicara denganmu” ucap Minho dengan suara datar , Sooyoung tak bergeming.

“Ku mohon Sooyoung~ssi” desis Minho yang masih terdengar oleh Sooyoung. Sooyoung membelalakan matanya , tak percaya minho akan memanggilnya seformal itu. Ia sangat sedih mendengar itu.

***

Jiyeon menghela napas berat. Sekarang ia berada ditaman dekat SMA nya dulu , Jiyeon tak peduli kalau cuaca malam ini sangat dingin. Sekarang ia hanya butuh ketenangan dan memang ditaman ini lah ia bisa tenang. Walau itu mustahil.

Untuk kedua kalinya Jiyeon menghela napas. “tak baik seorang yeoja duduk ditaman sendiri , apalagi kalau malam” ujar seseorang yang berada dibelakang Jiyeon. Jiyeon membalikkan badannya melihat orang yang berbicara padanya itu.

“Minho~ssi..?” desah Jiyeon terkejut melihat sosok namja jangkung dan tampan itu berada didepannya seraya tersenyum. Minho lalu memasangkan Jasnya ketubuh Jiyeon yang membuat Jiyeon membelalakan mata , kaget begitu mendapat perlakuan dari Minho yang err terlalu romantic.

Aish , kenapa jantungku berdebar kencang batin Jiyeon sambil memegang dadanya saat Minho memasangkan Jas ketubuhnya. “dengan begini kau akan sedikit lebih hangat , Jiyeon~ah” kata Minho.

Jiyeon menundukkan kepala. Pipinya sudah merona merah sekarang , sungguh sangat gugup mengatakan terima kasih kepada Minho. “Go..ma..wo” kata Jiyeon gugup. Hey , kenapa ia bisa gugup seperti ini? Bukankah tadi ia baru saja kehilangan semangat hidup.

Minho lalu duduk disamping Jiyeon. Ia memandang taman bermain yang berada tak jauh dari Jiyeon dan Minho tempati sekarang. “hmm , kau ada masalah eoh?” tebak Minho.

Toengg.

Tebakan yang sangat tepat.

Jiyeon menoleh sekilas lalu menundukkan kepalanya. Aish! Kenapa namja ini bisa tahu kalau aku ada masalah , Jiyeon membatin dalam hatinya seraya membetulkan kacamata yang sedari tadi melekatk dikedua mata indah miliknya. “well , begini-begini aku mempunyai jurus telepati” canda Minho.

Jiyeon tertawa kecil akibat candaan Minho. “ne , aku punya malasah” ucap Jiyeon lirih , kali ini ia menatap mata belo milik Minho. Minho menepuk bahu Jiyeon , seakan tahu masalah Jiyeon. “setiap masalah pasti akan terselesaikan hanya tinggal waktu saja yang menentukan” ungkap Minho.

Jiyeon tersenyum. “ternyata kau bijak”

***

Sooyoung mengambil figura photo yang terletak dilaci meja kantornya. Ia mengamati fhoto itu dalam-dalam. Tanpa sadar , sebutir air mata mengalir dipipinya. Sunny—teman kerjanya menoleh kearah Sooyoung. “Gwenchana” ujar Sunny khawatir sembari memegang bahu Sooyoung.

Sooyoung menganggukan kepalanya. “Nan Gwenchana” balas Sooyoung seraya tersenyum. Senyuman yang semua orang tahu kalau itu senyuman paksa yang dikeluarkan oleh gadis cantik ini.

Sooyoung beranjak meninggalkan ruang kerjanya menuju balkon perusahaannya dengan langkah lesu. Ia tak sadar kalau sedari tadi ada seseorang yang memperhatikannya dan mengamatinya diam-diam.

***

Never mind I’ll find someone like You

I wish nothing But the best For you Too.

Minho menghirup udara-udara pagi ini dalam-dalam , lalu menghembuskannya. Ia memejamkan matanya sesaat lalu membukanya. “Mianhe…” teriak Minho.

Ia mengacak rambut ikalnya frustasi. Jujur saja , malam tadi ia megambil keputusan yang sangat sangat sulit. “Sooyoung~ah , jeongmal mianhe”

“sejujurnya , aku memilih keputusan ini karena Appa” desis Minho. Ia menundukkan kepalanya , well tampaknya namja ini memang sangat frustasi.

Flashback~

Minho maupun Sooyoung tak ada yang ingin memulai pembicaraan. Keduanya terhanyut dalam keheningan malam sampai suara jangkrik memecah keheningan malam itu. Sooyoung dan Minho serentak mendongak.

Sadar kalau memperlama waktu , keduanya tampak ingin memulai pembicaraan. “Minho ssi..” ujar Sooyoung. “Ne..,Sooyoung~ssi” jawab Minho dingin.

Sooyoung meremas-remas jarinya. “hmm , ada apa kau memangilku” kata Sooyoung dengan nada yang dibuat sesantai mungkin. Minho menutup matanya , lalu membukanya perlahan. Ia memberanikan diri menggenggam tangan Sooyoung membuat yeoja itu membelalakan matanya kaget.

Tak ada daya bagi yeoja itu melepaskan genggaman tangan dari namja jangkung itu. Karena jujur saja keduanya sama-sama merindukan satu sama lain. “Aku…, aku hanya ingin kau dan aku kembali berbaikan”

Minho menghela napas. “dan juga aku harap kita bisa bersaudara…..” ucap Minho lirih.selesai mengucapkan itu Minho memeluk Sooyoung erat , Sooyoung hanya diam tak ingin membalas tapi juga tak kuasa menolak pelukan itu. Pelukan yang sudah lama ia rindukan dari namja yang sampai sekarang masih dicintainya.

“Mianhe , sejujurnya aku masih sangat mencintai tapi aku hanya ingin kau bahagia , aku tak ingin kau terpuruk saat aku pergi meninggalkanmu tanpa kabar , jeongmal mianhe , sarangahe chagiya~”

Sooyoung tercenung , begitu mendengar kata-kata yang baru saja dilontarkan oleh Minho. Ia gembira begitu mendengar perkataan itu , tapi sedetik kemudian ia menangis. Menangis karena , Minho telah menyerah. Menyerah untuk mempertahankan cinta mereka. 

Sooyoung mendorong Minho menggunakan kedua tangannya.”aku masih belum sanggup Minho , tapi kalau itu maumu aku akan mencobanya” ujar Sooyoung sembari tersenyum.

Minho hanya diam.

Sementara itu , Sooyoung beranjak meninggalkan Minho sendiri sembari menangis. “Aku pasti bisa” desis keduanya hampir bersamaan.

Flashback End

***

Sooyoung duduk dicafe sembari memandangi pemandangan kota Seoul yang terhampar ditingkat atas café yang ia tempati. Ia menghisap coffee yang baru saja ia pesan dengan sangat perlahan.

“Sooyoung~ah” panggil seseorang yang langsung duduk disamping Sooyoung tanpa permisi. Sooyoung melotot melihat siapa yang berani duduk disampingnya. “Cho Kyuhyun…” geramnya melihat tingkah atasannya yang sekarang ini tengah tersenyum setan.

“tak bisakah kau lebih sopan pada Atasanmu” kata Kyuhyun dengan member penekanan pada kata ‘atasan’ yang membuat Sooyoung menggerutu. “huh , jabatan itu saja bangga” ejek Sooyoung lalu memalingkan pandangan kearah lain yang menurutnya lebih indah daripada harus melihat atasan yang sombong itu.

Sementara itu Kyuhyun hanya tersenyum. Ia tak henti-hentinya mengalihkan pandangan kearah Sooyoung.  “kau cantik..” kata itu tiba-tiba saja muncul dari lidah Kyuhyun yang membuat Sooyoung maupun Kyuhyun sendiri terkejut bukan kepalang.

Sooyoung beranjak berdiri. “Aish! Kenapa atasanku itu bisa aneh” gerutu Sooyoung sembari mengambil tas kecilnya , lalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang terbengong. “kenapa gadis itu selalu menggerutu , tapi ia cantik”

Kyuhyun memukul kepalanya. “kenapa aku malah memuju yeoja aneh itu” desis Kyuhyun setelah menyadari kalau sekarang dirinya sudah terlalu aneh.

***

Jiyeon mendengus kesal. Kenapa kamarnya menjadi berantakan seperti ini. Seingatnya malam tadi ia hanya makan-makan lalu tidur begitu saja.

“Pabbo!” gerutunya. Ia baru ingat kalau ia habis berpesta sendiri setelah bertemu dengan Minho. Dan sialnya Minho berinisiatif untuk membelikannya banyak snack dan cokelat agar ia tenang malam itu. Well , jujur saja itu sedikit ampuh.

ia lalu membersihkan kamarnya sembari mendengarkan music yang sengaja ia putar sebelum membersihkan kamarnya. Jiyeon mengikat rambutnya tinggi-tinggi dan mulai beraksi.

“Mulai…” teriaknya , ia mulai memunguti sampah-sampah snacknya yang bertebaran kesana kemari. Lalu berjoget-joget mengikuti alunan music , terkadang ia ikut menyanyi dengan nada dibuat se fals mungkin.

Setelah bersih , ia lalu duduk disofa mungilnya sembari merentangkan kedua tangannya. “Aigoo…, lelahnya” keluh Jiyeon sembari mengusap keringat yang keluar didahinya.

***

TBC

Annyeong~~

Dhila imnida 14 y.o ~ #laintopik

Your Coment Is My Ocygen.., So wajib Coment lo..😛

Kekekeke~~

38 thoughts on “Your Heart Is My Pinata 3rd

  1. Ping-balik: You Heart Is My Pinata | 5th {END} « Fadhila FayuCi

  2. Kekekkee~ gag ada capeknya si kyuhyun gangguin sooyoung😀 beneran suka tuh si kyuhyun ,wkwk.. Sooyoung.nya cepetan move on dong!! Kan uda ada kyuhyun dan lupain si minho😀 pokoknya harus KYUYOUNG !!! *reader maksa*

  3. Ping-balik: Your Heart Is My Pinata | 4th « Fadhila FayuCi

  4. baru baca lagi ff ni
    ayo kyu luluhkan hati soo…
    minho ih, nggeerin banget deh..
    jiyeon semangat rebut hati minho juga

    kyuyoung jjang!! minji Jjang!!!

  5. akhirnya setelah lama menanti… kagen ff ini.
    hiks,, kasihan sooyoung ama minho..
    saeng,, ayo dilanjut.!! secepatnya yah,.!!

  6. …huhu..kasian soo unnie chinguu#

    ..tpi keren kok ff ny mskipun kurang pnjang#aiggooo cuman bs protes

    tp ttp suka kok chingu next part nya ditunggu

  7. Aigoo thornya ternyata umrnya dibwh q msh 14thn pula,tp hebat yah ffnya bagus2 lho q suka jln ceritanya.Next part ditunggu yah^^

  8. Dhila knpa lama sangaaaaaaat lnjtinny!!!
    Eonn dah tUnggu”ampir tiap hari eonN mampi skadar liat dah da pa blm lnjtan nich ff,,,tpi akhirny publish jga part 3ny….
    Next partny jngan lama”y dhill…? B-)
    MINJIIIII….Hwaithing… :->

  9. chinguu, mau d bikin brp part ych? Hikksss, kasian bgt soo m minho, saling mncintai tp trnyata saudara ych.
    Tp, emg soo m minho itu cocoknya jd adik kakak, bukan jd pasangan kekasih. Kyuppa ga ilang2 jg tuh evilnya, hahaha…
    Hayo kyuppa, jgn lelah buat dptin soo, dan buat jiyeon bantu minho buat ngelupain soo.
    d tunggu part slanjutnya chingu. gomawoo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s