Your Heart Is My Pinata | 4th

Title     : Your Heart Is My Pinata | 4th

Author : @fadhilafayuci

Genre   : Romance , Sad , AU

Rating   : PG-14

Length  : Chapterd/ Series Fic

Cast       :

*        Choi Minho

*        Cho Kyuhyun

*        Park Jiyeon

*        Choi Sooyoung

Other Cast

*        You Can Find In This Story ^^

Gambar

@fadhilafayuci Art N StoryLine

Don’t Copy Without My Permission

Say Yes To Coment And Say No To Plagiat ^..^

NB          : kalau ada kesamaan cerita tolong hubungi author via Twitter ^^ , tapi author hanya mau bilang kalau Fanfic ini ialah khayalan author semata. Dan kalau ditemukan banyak kesalahan , author minta maaf ya🙂.

Previous Part : 1st | 2nd | 3rd

Happy Reading

Tak terasa sudah satu bulan sejak pertemu Minho dan Sooyoung di pesta reuni-an dulu. Keduanya sama-sama enggan bertemu satu sama lain walau sudah dipaksa teman-teman mereka untuk sekedar nonton bareng atau lunch bareng.

Ya , karena mereka tahu alasan teman-teman mereka yaitu menjodohkan mereka kembali.  Seandainya saja mereka tahu kalau keduanya adalah saudara satu ayah mereka mungkin tak akan begini.

Sooyoung mengerutkan keningnya membaca note yang ia temui tertempel di layar laptopnya. Sooyoung mengambil note itu lalu meremas note itu geram. Well , note itu sudah pasti dari Kyuhyun-atasannya.

“Kyuhyun , kau pasti akan mati” desis Sooyoung sembari menuju ruangan Kyuhyun yang teletak tak jauh dari ruangannya. Sekedar info dua minggu yang lalu , Sooyoung ditunjuk oleh Kyuhyun untuk menjadi sekretaris pribadinya. Awalnya Sooyoung menolak , tapi ia akhirnya luluh juga karena Kyuhyun mengancam akan memecatnya kalau ia menolak tawaran perak dari Kyuhyun.

“dasar atasan evil” rutuk Sooyoung begitu melihat Kyuhyun tengah bermain PSPnya ditengah-tengah dokumen yang berserakan dimejanya.

***

“Minho~ssi” desis Jiyeon saat melihat sosok namja jangkung yang mirip dengan Minho berjalan menuju tempatnya. Oh tepatnya ke TK tempat ia mengajar. Namja itu tersenyum kearah Jiyeon lalu masuk kedalam ruangan yang diketahui kalau itu ruangan pemilik TK tersebut.

Jiyeon melangkah menuju kelas yang akan ia ajar. Akan tetapi pikirannya masih berkelut kenapa Minho bisa berada disini. Apakah untuk menemuinya..? well GR sedikit bolehlah , batinnya sembari tersenyum. “Songsaenim.. kenapa senyum-senyum sendiri” ujar murid Jiyeon yang berambut mangkok.

Jiyeon menoleh. “aniyo.., Songsaenim hanya geli melihat tingkah YooGeun” kata Jiyeon berkelit dari kenyataan kalau ia tersenyum karena ada Minho ditempatnya.

Tanpa Jiyeon sadari Minho memperhatikannya dari jendela sembari tersenyum kecil. “ternyata benar TK ini tempatnya mengajar” ucap Minho pelan sembari melangkah keluar.  “Direktur , apakah kau suka dengan lahan ini..?” Tanya asisten Minho.

Minho menoleh lalu menggelengkan kepalanya. “Tak usah , kita bisa cari alternative yang lain” kata Minho tegas , ia lalu beranjak pergi meninggalkan TK itu diiringi oleh tatapan bingung dari asistennya.

Wajar saja bingung , sebab sejak kepulangan Minho dari USA, Minho sangat mengincar TK itu untuk direnovasi menjadi hotel baru. Tapi entah kenapa Minho malah membatalkannya dan mengatakan kalau kita bisa cari altyernative lain. Apakah itu tak aneh..??

***

“Omma…, apa kau yakin dengan keputusanmu..?” Tanya Jiyeon dengan nada heran. Omma Jiyeon tersenyum lalu mengelus pipi anaknya yang sudah lama tak ia temui. “Ne , Jiyeonnie. Bukankah itu impianmu , menjadi Pianist terhebat didunia” jawab Omma Jiyeon lembut.

Jiyeon tersenyum senang mendengar ucapan Ommanya , bagaimana tidak dulu Ommanya sangat menentang karir Jiyeon sebagai pianist. Tapi sekarang Ommanya malah menawarkannya untuk bersekolah di luar negeri .

Jiyeon memeluk Ommanya senang. “Omma , Gomawo jeongmal gomawo” bisik Jiyeon ditelinga Ommanya. Omma Jiyeon tersenyum.

“tapi Omma , apakah Appa setuju..?”

Kali ini nada suara Jiyeon sedikit melemah oh mngkin terdengar nada khawatir dari suaranya. Omma Jiyeon menganggukan kepala. “tentu saja , ini adalah sarannya agar kau bia menjadi pianist hebat nantinya”

Jiyeon melonjak kegirangan. Senyuman manis tak henti-hentinya tersungging diwajahnya saat ini. Jujur saja , sepulang dari TK –tempat ia mengajar. Jiyeon dikejutkan oleh kedatangan Ommanya lalu tanpa disangka Ommanya menawarkannya untuk kuliah di Luar Negeri.

Aigoo , mimpi apa aku tadi semalam, batin Jiyeon.

***

Kyuhyun membuka pintu apertementnya lalu langsung masuk kedalam , tapi langkahnya terhenti ketika mendengar suara jeritan dari apertement sebelahn yang Kyuhyun tahu kalau itu Apertement Jiyeon.

“Aish yeoja itu kenapa lagi..??” desis Kyuhyun menggerutu , ia lalu membuang asal tas kantornya lalu berlari menuju apertement. Well , ia cukup khawatir juga dengan keadaan yeoja yang sudah ia anggap sebagai adiknya sendiri.

Kyuhyun mengetuk-ngetk pint apertement Jiyeon tak sabaran. “Jiyeonnie.., Gwenchana..?? apakah kau baik-baik saja??” teriak Kyuhyun dari luar sembari terus menggendor-ngendor pintu Jiyeon secara paksa (??).

Pintu lalu terbuka dan keluarlah sosok Jiyeon dengan ekspresi yang membuat Kyuhyn menganga. Kaget , jantungan sekaligus emosi. Kenapa ekspresi Jiyeon berbeda dari yang ia duga sebelumnya. “Jiyeon kenapa kau tersenyum , kenapa tak menangis??” pertanyaan paling bodoh yang dilontarkan oleh seorang Direktur Muda , Cho Kyuhyun.

Jiyeon mengernyitkan dahinya. Heran. Kenapa ia harus menangis..?? memangnya tersenyum atau tertawa tak boleh..? kenapa tetangganya menjadi sangat aneh malam ini , apa kehabisan obat,,? Begitulah kira-kira pikiran Jiyeon tentang Kyuhyun.

“Oppa.., apa kau sudah minum obat..??” Tanya Jiyeon seraya memegang kening Kyuhyun dengan pandangan heran. Kyuhyun terdiam sesaat lalu mengerucutkan bibirnya. “Aish! Kau ini” kata Kyuhyun sebal lalu membalikkan badannya.

Ia kira Jiyeon tengah menjerit kesakitan tadi atau paling tidak ada kecoa diapertementnya , tapi ternyata ia malah tengah bergembira entah apa penyebabnya. “Oppa.., Gomawo telah mengkhawatirkanku” teriak Jiyeon sembari tersenyum penuh arti.

***

Sooyong masih tetap berada didalam mobilnya. Ia terus teringat ucapan Yuri –temannya untuk membeli buku ’10 cara melupakan cinta masa lalu’ dan sekarang mobilnya tengah terparkir didepan toko buku tua tersebut.

Ayolah Sooyoung bukankah kau ingin melupakan Minho , batin Sooyoung sambil terus menyemangati dirinya agar bisa turun dari mobil dan segera membeli buku tersebut. “baiklah.., aku harus membeli buku tersebut , bukankah buku itu LIMITED EDITION” Sooyoung menyemangati dirinya.

Sooyoung pun akhirnya turun dari mobilnya lalu masuk kedalam toko buku tua tersebut dengan langkah perlahan tapi pasti. Sekilas Sooyoung memperhatikan tempat toko buku tersebut , terasa ganjil baginya.

“Annyeonghaseo , anda mencari buku apa..?” Tanya seorang nenek tua yang membuat Sooyoung terlonjak kaget. “emm , anu aku mau mencari buku ’10 cara melupakan cinta masa lalu’ “ kata Sooyoung agak gugup dan malu.tentu saja.

Nenek tua tersebut tersenyum penuh arti , tangannya lalu menunjuk sebuah rak paling pojok. “buku itu ada disana” kata nenek tua tersebut tanpa menghilangkan senyuman diraut wajah tuanya yang masih terlihat menarik.

Sooyoung mengangguk lalu berjalan ke rak yang ditnjuk oleh nenek tua tersebut dengan hati-hati. “jangan takut , disana juga ada namja yang mencari buku yang sama denganmu” kata nenek tua tersebut seperti sadar dengan perubahan wajah Sooyoung menjadi tegang.

Sooyoung kembali mengangguk dan melanjutkan langkahnya yang sempat terhenti. Setiba diujung rak tersebut Sooyoung tak menemui sosok namja yang dikatakan nenek tua tersebut. Bulu kuduk Sooyoung untuk pertama kalinya berdiri.

Yeoja itu mencoba untuk tak mempercayai takhayul tentang hantu. Dengan teliti ia mencari buku yang diinginkannya. Sooyoung mendongak keatas untk mencari buku itu karena dirak bawah ia tak menemukan buku itu dimanapun.

Dan TADA….

Ia menemukan sebuah buku bersampul biru dan tertera disana judul buku tersebut dengan tulisan yang naujubillah luar biasa besar. Sooyoung pun mengambil buku itu dengan mengulurkan tangan kanannya dan menjijitkan (??) kakinya karena letak buku itu ternyata cukup tinggi.

“akh~ , akhirnya” desis Sooyoung karena ia bisa mengambil buku yang ia cari , tapi kaki kanannya tiba-tiba terasa ngilu dan membuat kesimbangan kakinya menjadi oleng (??)*emng mobil thor -_-*

Untung ada seseorang yang dengan tangkas menangkap tubuh Sooyoung yang nyaris terjatuh. Sooyoung reflek menutup matanya menggunakan buku itu karena merasa dirinya akan segera terjatuh. Selang beberapa detik Sooyoung membuka matanya , yeoja itu merasa ganjil karena saat ini ia masih belum terjatuh.

Sooyoung membelalakan matanya begitu mendapati sosok namja yang tak ia sangka bisa bertemu di toko buku tua , tempat yang err terbilang kuno , namja itu juga tampak kaget dengan orang yang tengah ia tolong. “Minho…” desis Sooyoung menyadari kalau Minho lah yang telah menolongnya.

“umm , Mianhe aku tadi bermaksud ingin menolongmu agar tak terjatuh” kata Minho sakarstik. Sooyoung menganggukan kepalanya. Sedikit speechless tapi ia berusaha membuang jauh-jauh lalu membuang muka. “Arasoe..” ucap Sooyoung dingin.

Ia lalu berlalu meninggalkan Minho yang masih terdiam.

Well , mungkin namja itu tertegun melihat buku yang Sooyoung ambil tepatnya judul buku tersebut yang membuatnya tak habis piker. Kenapa kita bisa sama-sama ingin mencari buku itu , batin Minho.

Tanpa namja itu sadari ia tersenyum , well tak ada salahnya ia mempercayai ucapan Taemin untuk saat sekarang ini. Ucapan Taemin yang menyuruhnya untuk membeli buku yang sama dengan Sooyoung dan sekarang ia bertemu dengan Sooyoung. Sungguh sangat beruntung.

“Aish , apa yang kupikirkan bukankah aku harus melupakannya” desis Minho sembali memukul kepalanya.

***

Kau penyebab kenapa aku bisa begini

Semuanya karena kau

Tapi kenapa sampai sekarang aku masih belum bisa melupakanmu

***

“Appa… , kenapa kau tak pernah mengakui kalau Choi Sooyoung adalah anakmu..??” tanya Minho datar menyembunyikan detak jantungnya yang terus berdebar kencang saat ia keruangan Appanya. Hal yang sangat jarang sekali ia lakukan.

Choi Siwon—Appa Minho mendelik kearah Minho dengan tatapan tajam. Ia tak habis pikir kenapa anaknya bisa bertanya tentang Sooyoung terus menerus baik di Amerika ataupun di Korea. “Minho~ah , kau aneh” kata itu yang mampu keluar dari bibir Siwon.

Minho berdecak kesal. “Appa , aku butuh penjelasanmu” ujar Minho tegas. Siwon tertawa kecil lalu beranjak berdiri. “Minho~ah ,kau tak pernah tahu bagaimana menjadi Appa memilih dua gadis yang sangat kau cintai”

Siwon menghela napas berat lalu kembali melanjutkan ceritanya. “dan ternyata Appa sudah menghamili Omma Sooyoung dan disisi lain Appa sudah dijodohkan dengan Ommamu tanpa pernah Appa duga”

Minho terdiam mendengar ucapan Siwon. “satu hal , Omma Sooyoung tak pernah mengaku kalau Sooyoung adalah anakku sampai aku menelusurinya diam-diam”

***

Jiyeon bersibaku didalam kamarnya. Ia sekarang tengah duduk didepan pianonya yang sengaja ia letakkan dikamarnya. Alasannya , agar ia bisa selalu memantau keadaan piano tercintanya itu. Alasan aneh memang , tapi apa mau dikata.

Jiyeon memainkan tuts-tuts piano itu dengan lihai , sekarang ia tengah memainkan lagu “In My Room” dari boyband kesukaannya SHINee. Terdengar sangat indah dan mengangumkan.

Siapapun yang melihat aksi dari yeoja cantik ini pasti tak henti-hentinya melontarkan pujian baginya dan pastinya mereka akan langsung terhening untuk menyimak permainan Piano Jiyeon yang bahkan setara dengan Pianist-Pianist terhebat di Korea maupun Asia.

***

Sooyoung terlihat sangat tekun membaca sebuah buku diruangannya. Ia tak menghiraukan dering telepon yang berkali-kali berteriak untuk diangkat, tapi ia tak peduli karena ya alasannya karena yang memanggilnya adalah Kyuhyun-atasannya.

Sementara itu Kyuhyun yang sedari tadi memencet tombol 2 yang otomatis langsung menghubungkan kabel telepon Sooyoung menjadi sangat kesal. Sudah beberapa kali ia menghubungi Sooyoung, tapi sialnya Sooyoung menghiraukan panggilannya yang notabene adalah ATASANNYA.

“huh dasar yeoja menyebalkan” gerutu Kyuhyun sembari beranjak meninggalkan ruangannya menju ruangan Sooyoung yang berjarak hanya beberapa langkah dari ruangannya. -_-

Kyuhyun enggan mengetuk pintu ruangan Sooyoung , dengan seenak jidatnya ia masuk keruangan Sooyoung dengan langkah angkuh yang well sangat mengjengkelkan. Sooyoung melirik kearah pintu sekilas lalu kembali membaca bukunya.

Kyuhyun menjadi kesal karena ia merasa diabaikan. “Ya! Kau kenapa tak menjawab panggilanku” kata Kyuhyun dengan intonasi dibuat sangat keras. Sooyoung tak memperdulikan perkataan Kyuhyun , ia malah mengambil permen karet yang terletak dilaci mejanya.

“Geez…” desah Kyuhyun yang semakin geram dengan tingkah laku yeoja yang berada dihadapannya itu. Ingin rasanya ia memakan hidup-hidup yeoja itu tapi ia sadar ia bukan manusia kanibal. –“

“oh , ada Direktur” ucap Sooyoung dengan actingnya seolah baru sadar kalau Kyuhyun baru masuk keruangannya. Kyuhyun memanyunkan bibirnya. “ada apa Direktur keruangan saya” tambah Sooyoung masih dengan actingnya.

“terserahlah…” kata Kyuhyun akhirnya , namja itu lalu keluar dari ruangan Sooyoung dengan gerutuan tak jelas membuat Sooyoung tersenyum samarnya. “Kyuhyun~ssi , jam 2 nanti kau ada rapat dengan Lee Company” teriak Sooyoung.

Kyuhyun membalikkan badannya. “baiklah.., kau harus temani aku kesana”  kata Kyuhyun sembari tersenyum setan. Sooyoung mendengus , kenapa ia yang harus menemani Kyuhyun bukankah Kyuhyun hanya akan pergi bersama rekan-rekan yang lain.

Huh , sial padahal aku harus menyelesaikan membaca buku itu, batin Sooyoung sambil menganggukan kepala ketika Kyuhyun meliriknya. Terlihat Kyuhyun tersenyum puas , namja itu lalu melenggang keluar dari ruang kerja Sooyoung dengan senyum yang masih terukir diwajahnya.

***

Hari ini terasa lain bagi Jiyeon sendiri. Kenapa..?? well , ia mendapat kabar dari Appanya kalau dua minggu lagi ia akan segera berangkat ke U.S.A untuk melanjutkan study. Oh My God ,ternyata itu bukan main-main.

Ji eun—sahabat Jiyeon ikut gembira dengan kabar yang dikatakan Jiyeon kepadanya. Sebab dari dulu Jiyeon memang sudah berniat untuk melanjutkan study kenegeri paman sam tersebut. “Songsaenim…, apa benar Songsaenim akan pindah” ujar Yoogeun sembari mengunyah lollipop.

Jiyeon tersenyum samar , ia lalu mengelus rambut hitam Yoogeun. “Ne , Yoogeunie” kata Jiyeon riang. Yoogeun tertunduk. “Songsaenim , kenapa harus pindah. Apa Songsaenim tak menyukaiku?” Tanya Yoogeun polos.

Jiyeon terhenyak. “Aniyo , Yoogeunnie. Songsaenim harus melanjutkan kuliah di U.S.A , tapi Songsaenim janji akan sering mengunjungimu” kata Jiyeon yakin. Walau ia juga ragu , apakah ia juga bisa berkunjung ke Korea kembali.

Yoogeun menganggukan kepala lalu tersenyum polos. “Jinjja..,?” ucap Yoogeun polos membuat JIyeon merasa bersalah. “ne..’ balas Jiyeon lemah.

“mianhe Yoogeun aku berbohong prihal aku akan sering mengunjungimu” desis Jiyeon sambil menyandangkan tas sandangnya.

***

Minho membulatkan matanya mendengar keputusan final dari Appanya itu. Siwon—Appa Minho tak menghiraukan perkataan anaknya yang memelas agar keputusan itu tak jadi terlaksana.

“Minho~ya , bagaimana pun ini sudah jadi keputusan final dan kau tak boleh membantahnya” tandas Siwon tegas sembari mengambil sebuah map merah. “Appa , bukankah aku baru saja pulang dari U.S.A , tapi kenapa aku harus kembali lagi kesana…”

Siwonm menghentikan langkahnya lalu berbalik. “Minho~ya , Appa mengutusmu kesana karena Appa percaya akan kemampuanmu” kata Siwon tegas. “Untuk memimpin perusahaan disana…” tambah Siwon.

Siwon lalu meninggalkan Minho diruangan kerja anaknya yang masih terpaku akan ucapan Appanya. “Tapi.., Aku masih mengharapkan sebuah keajaiban disini..” desis Minho akhirnya.

***

Sooyoung menutupi wajahnya menggunakan kedua tangannya untuk menghindari kontak cahaya dari matahari. Well , siang ini sangat panas. Maklum sekarang pertengahan musim panas , musim yang sangat dibenci Sooyoung.

“Sooyoung~ah…” panggil seorang namja dari dalam café tempat Sooyoung tak jauh berdiri. Sooyoung mengalihkan pandangan kearah café dan mendapati Key bersama Jonghyun tengah duduk disana sembari melambai-lambaikan tangan kearahnya.

Sooyoung tersenyum begitu mengetahui kalau HANYA ada Key dan Jonghyun. “Annyeong…” sapa Sooyoung sambil duduk disamping Key. Jonghyun dan Key membalas senyum Sooyoung. “Ne , Annyeong Sooyoung~ah. Hmm kenapa kau ada disini?” Tanya Key langsung.

Jonghyun menyikut bahu Key. “Aish! Kau ini kenapa tak menawarkan minuman untuk Sooyoung dulu malah bertanya kenapa ia ada disini” dengus Jonghyun. Jonghyun lalu menoleh kearah Sooyoung lalu memberikan daftar menu kepada Sooyoung dan diterima dengan senang hati oleh Sooyoung.

“Gomawo Jjong…” ucap Sooyoung tanpa menjawab pertanyaan Key. Ia cukup jengkel juga kenapa Key langsung menanyakan kenapa ia ada disini. Well , Sooyoung bisa berada disini itu juga karena Kyuhyun yang seenak jidat meninggalkannya dijalanan.

“aku pesan Juice saja” kata Sooyoung akhirnya ketika teringat kalau ia hanya membawa sedikit uang karena tasnya yang tertinggal diruang kerjanya. Huh , ini semua gara-gara Kyuhyun. Sooyoung membatin dalam hatinya dengan raut wajah kesal.

Jonghyun menganggukan kepala lalu menanggil pelayan. Semantara itu Key menatapnya dengan tatapan aneh. “tak biasanya kau hanya memesan Juice bukankah kau ShikShin..?” sindir Key.

“sekarang aku sudah tobat…” jawab Sooyoung asal.

TBC

Annyeonghaseo ^^

Ketemu lagi..?? padahal kemaren udah nge post dua FF eh ngepost lagi #plakplak. Author sekarang bisa dikatakan nebus (???) kesalahan author yang terdahulu yang sering ingkar janji kalau FF nya bakal cepat ditanyangin (??)

Hmm, Ada yang ngerasa alurnya kecepatan..?? well , author juga ngerasa gitu #gknanya. xD

Tapi author sengaja ngepercepat alurnya , supaya nanti cerita ini bakal dipisah atau dipotong dua bagian dengan judul yang berbeda tapi dengan cerita yang masih berhubungan dengan FF ini. Ngerti kan…? Ngerti donk..#Plak

Oke tanpa basa basi lagi silahkan coment🙂

BE A GOOD READERS AND NO BASH…!!

I HATE SILENT READER…!!!

44 thoughts on “Your Heart Is My Pinata | 4th

  1. Jiyeon ke Amerika, minhonya juga di suruh balik ke amerika sma appanya ,ntar disana mereka saling suka deh ,wkwk..
    Masih berusaha move on nih sooyoung, hwaiting eonnie!!!😀 keep writing, chingu .. Ditunggu part5 nya🙂

  2. ​Ħååíí eonnie😀
    Masih inget saeng kah?Mian Uð̀́a̲̅♓ jarang buka blog eon >_<Saya kls 6,jdi Uð̀́a̲̅♓ jarang buka hp or compie,,#jiahh,,nih anak malah curhat -_-
    Ceritany bagus eon!!Τ̣̣̥άþɪ̣̝̇ maafkn daku karna tak membaca Θª®i part 1,karna ß짪ªª digamprat eomma -_-#nah loh?!
    Lanjutny cepet!!Klo ga saeng golokin!#emg ada bahasa golokin -_-
    Saeng akan setia nunggu ff eonnieku tercinta!#yampun -_-
    Eonnie,,Hwaiting!!!#kisseu eonnie,digampat eonnie

  3. kya unnie
    makin keren aja deh ff nya#gombal

    unnie,, kyuyoung cpt disatuin dhunk unnie
    ..keke

    ..lanjut nya jngn lama-lama dhunk unnie
    ..

  4. Kyaaa saeng,,ternyata part 4ny da keluar….seneeeeng…!!
    Aiggo MINJI bkal sma”k U.S.A…and kayaknya bkal sering ktmu dech dsana…hohoho ;-D
    ach saeng next partny jngan lama”y!
    Eon pnasaran ma MINJI COUPLE…
    azza azza faigthing.. :->

  5. minho bklan ke U.S.A and jiyeon jg… bwahahaha, senangnya.. minji jjang!!
    kyuhyun evil na gk ilang2 yah,, kasian sooyoung ditinggal tanpa uang kkk~
    jd ff nya bkln dipisah yah?? jd minji sendiri. kyuyoung sendiri?? gtu bkn c…
    ditunggu next part, jgn lama2..!? ^^

  6. aduh soo ma minho, udahlah gak ush terlalu terpuruk. tenang soo ada cinta dari kyu yang siap jadi obat hati mu..
    hahhahah
    tapi abang kyu meuni tega ke soo…
    hahhhaa
    minho tenang aja ada jiyeon yang siap menemanimu di U.S.A.
    next partnya di tunggu ya….

  7. Part 4, aq ktinggalan, bru bca part 1 dh kya.y.. Sprti.y blm bca part 2 n 3?
    Trus lgsung part 4 ? Apadah sy ini *plaak*
    aq mw k part 2, 3 dlu dh..
    wkwkwk..
    Fighting thor!

  8. minho pergi ke U.S.A dan jiyeon pun pergi ke sana juga
    penasaran sama kelanjutan ceritanya
    kyuhyun tega banget deh sama sooyoung hahaha😀
    daebak thor lanjut

  9. Soo unnie tobat? ?emang beneran bisa?aku gak yakin. .*dijitak soo unnie. . .

    Knapa Minho oppa ma Soo unnie bisa kbtulan ktemu di tko buku? ?apkah mreka brjdoh?*abaikan

    Kyu oppa tga bnget sih ninggalin Soo unnie di jalanan?

    Next part’a jngan lama” ya!fighting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s