Waiting For ?

Author : Fadhila Fayuci (@Dhila1412)

Tittle    : Waiting For ?

Cast     : Choi Sooyoung, Cho Kyuhyun & Shim Changmin.

Length : Ficlet

PG       : Teenagers

Happy Readingchangsoo

Menunggu…?

Hey apa kau tak tau menunggu adalah pekerjaan paling membosankan didunia ini..

Apa kau tak pernah sadar aku telah lelah menunggu untukmu…

***

Gadis  itu menghela napas berat sesekali ia mengalihkan pandangan ketempat lain. Tapi tak cukup untuk mengatasi kebosanannya sekarang. Seperti gadis bodoh yang menunggu di café hanya untuk menunggu seseorang yang entah bisa menemuinya atau tidak.

Yeoja itu—Choi Sooyoung menundukkan kepalanya. “Oppa…, apakah kau juga tak bisa datang…”desis Sooyoung pelan. Terdengar raut sedih dari nada bicaranya.  Sooyoung lalu beranjak berdiri meninggalkan café , well tampaknya tak ada gunanya ia berlama-lama di café yang memang sepi pengunjung itu.

Setelah kepergian Sooyoung dari café tersebut datang seorang namja dengan nafas terengah-engah. Namja itu lalu masuk ke café tersebut , ia terlihat tengah mencari seseorang didalam café tersebut. tapi hasilnya nihil. Ia tak menemukan orang yang dia cari.

Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu memilih untuk duduk dipojok café. “Mian , aku membuatmu menunggu lagi” desis Kyuhyun seraya menekukkan kepalanya.

***

Lagi…

Apakah aku harus menunggu dan menunggu Kedatanganmu…?

***

 

Choi Sooyoung, mengeratkan sweater ungu miliknya. Sekarang ia tengah duduk ditaman tempat pertama kali ia bertemu dengan orang yang ia cintai tanpa disengaja. Angin musim gugur membuat perempuan cantik itu sedikit mengigil.

Sekarang ia mempunyai janji dengan Cho Kyuhyun. Untuk sekarang Sooyoung tak lagi mengharapkan Kyuhyun terlambat atau tidak datang sama sekali. Sungguh, ia tak apa-apa. Ia memaklumi pekerjaan Kyuhyun sebagai penyanyi yang tengah naik daun.

Meskipun hari ini, hari jadinya dengan Kyuhyun.  Setidaknya Kyuhyun telah mengirimkannya pesan ia cukup senang karena Kyuhyun ingat dengan hari penting baginya dan Kyuhyun.

I Don’t like waiting.

But if it’s means having you then I’ll wait until I have you…

1 setengah jam berlalu. Sooyoung tak juga bergeming dari tempat yang ia duduki, kalau boleh jujur ia benci menunggu. Tapi menunggu Kyuhyun? Hey, tampaknya ia mulai menyukai menunggu Kyuhyun. Miris memang, tapi ia berusaha tersenyum walaupun hatinya perih.

“tidak bosan berada disini, Nona?” Tanya seorang laki-laki yang dengan acuhnya duduk disamping Sooyoung. Sooyoung tak bergeming, ia tahu lelaki disampingnya itu siapa. Shim Changmin, laki-laki yang akhir-akhir ini sering sekali menganggunya.

Changmin mencolek pipi berulang kali membuat Sooyoung sedikit kesal. “hey hentikan!” geram Sooyoung dengan muka memerah menahan tangis. Changmin seketika berhenti menjahili Sooyoung ketika melihat air mata Sooyoung jatuh begitu saja.

Changmin tak merasa bersalah membuat Sooyoung menangis karena bukan ia penyebab Sooyoung menangis. Ia yakin sekali. “Shim Changmin, tolong tinggalkan aku sendiri” ujar Sooyoung menghapus air matanya. Tampaknya Sooyoung tak ingin ada yang melihatnya menangis.

Menangis karena Kyuhyun. Ia bingung dengan dirinya sendiri, pagi tadi ia telah bertekad untuk menunggu Kyuhyun. Tapi pertahanannya seketika runtuh, ia tak ingin seperti ini. Ini bukan dirinya yang dulu, sekarang ia telah berbeda.

“Aku tak akan meninggalkanmu Choi Sooyoung” tegas Changmin. Changmin begitu saja memeluk Sooyoung, mencoba menenangkan Sooyoung walau ia sendiri mengetahui kalau pelukannya darinya bukan yang Sooyoung harapkan.

Tapi bagi Sooyoung, pelukan ini cukup berarti baginya. Pelukan hangan dan lembut dari laki-laki usil dan jahil yang sangat suka menganggunya. Pelukan ini membuat Sooyoung mengeluarkan segala kugundahan hatinya. Changmin mendengarkan Sooyoung seraya mengusap air mata Sooyoung dan mengelus rambutnya.

Dikejauhan sepasang mata tak henti-hentinya melepas pandangan kearah Changmin dan Sooyoung. Cho Kyuhyun, ya laki-laki itu baru saja datang. Kyuhyun merasa sangat bersalah karena membuat Sooyoung seringkali menunggunya.

Ia memang bodoh, banyak yang menyuruhnya untuk memutuskan hubungan dengan Sooyoung agar Sooyoung tidak lagi menunggunya. Tapi ia masih sangat mencintai Sooyoung, ia egois memang. Tak memikirkan Sooyoung hanya mementingkan diri sendiri.

Dan saat melihat air mata Sooyoung, Kyuhyun sadar dirinya mungkin akan segera digantikan oleh laki-laki yang tengah memeluk Sooyoung. Kyuhyun tau kalau laki-laki itu menyimpan rasa cinta yang mungkin lebih besar dari Kyuhyun, karena sebelumnya laki-laki itu pernah menemui dan memintanya untuk memutuskan hubungan dengan Sooyoung.

Sooyoung membelalakan kedua matanya. Ia tak percaya Kyuhyun datang kerumahnya dengan membawa bunga tulip kesukaannya. Perasaan Sooyoung tidak lagi seperti dulu, sekarang ia terlihat biasa saja saat Kyuhyun datang.

Kyuhyun mengetahui hal itu. Sebenarnya ia cukup terlambat untuk menemui Sooyoung, karena akhir-akhir ini Sooyoung semakin dekat dengan Changmin semenjak kejadian sebulan yang lalu. “Annyeong Sooyoungie” ujar Kyuhyun tersenyum seraya menyerahkan bunga ke Sooyoung.

Sooyoung balas tersenyum. “Annyeong oppa, apa kabar? Tumben sekali kau datang menemuiku” Kyuhyun tersenyum pahit mendenger perkataan Sooyoung. Sooyoung mengambil bunga itu lalu meletakkan diatas meja.

Kyuhyun semakin tersenyum kecut melihat bunga pemberiannya diletakkan diatas meja, biasanya Sooyoung selalu meletakkan bunga dari Kyuhyun divas bunganya. “Kenapa tidak meletakkannya divas bungamu?” Tanya Kyuhyun seketika.

Sooyoung tersenyum. “Mianhe Oppa! Vas ku telah diisi oleh bunga pemberian Changmin oppa kemarin sore” jawab Sooyoung riang. Dada Kyuhyun seketika sesak mendengar jawaban Sooyoung, terlihat sekali Sooyoung begitu senang saat menceritakan tentang Changmin.

“Oppa, tujuanmu datang kesini apa?” Tanya Sooyoung to the point. Sooyoung sekarang tengah dilemma memilih tetap bersama Kyuhyun atau memulai cerita baru bersama dengan seseorang yang mulai menarik hatinya.

Status Sooyoung dan Kyuhyun tidaklah jelas. Entah putus atau masih tetap berpacaran, keduanya bingung. “Soo, apa kau mencintai Changmin?”

Sooyoung tersentak kaget mendengar pertanyaan Kyuhyun. “Oppa, kenapa kau menanyakan hal itu, bukannya kau tahu kalau aku….” Lidah Sooyoung terasa kelu mengucapkan kalau ia masih mencintai Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum kecut, ia lalu mengelus rambut Sooyoung. “Aku tahu kau mencintai Changmin, aku kesini hanya ingin mengucapkan terima kasih atas segalanya. Terima kasih kau telah bersedia menungguku. Terima kasih kau pernah mencintaku”

Sooyoung terdiam.

“Aku harap kau bahagia bersama Changmin”

Entah kenapa Sooyoung berfirasat kalau itu kata-kata terakhir Kyuhyun kepadanya.

Choi Sooyoung menaburi bunga dimakam Kyuhyun diiringi isak tangis. Sooyoung tidak menyangka kalau firasnya benar. Kyuhyun telah pergi dari dunia ini dan kata-kata terakhir Kyuhyun adalah berharap Sooyoung bahagia bersama Changmin. Kata-kata yang tak akan pernah ia lupakan.

Changmin membiarkan Sooyoung berada cukup lama dimakam Kyuhyun. Karena ia tahu Kyuhyun pernah singgah dihati Sooyoung cukup lama dan akhirnya digantikan oleh Changmin. Sebetulnya Changmin tidak menyangka kalau Kyuhyun mempunyai penyakit tumor yang merenggut nyawanya.

“Kyuhyun, aku akan menjaga gadis yang kau cintai itu”

-fin-

Annyeong ^_^

Author baru comeback setelah Hiatus Panjang. Maafin ya idenya jadi aneh gini:(

FF yang lain mungkin belum bisa dilanjutin sekarang.____.

Btw Gaje kan FFnya? Ini FF udah lama bangettttttttttt -_- tapi baru dipublish sekarang😄

Kalau jelek, maaf ya:( salahin aja ide author yg gaje-_-

Comentnya ditunggu ^^ hehe

 

18 thoughts on “Waiting For ?

  1. Annyeong
    Wahh lama g baca ffmu
    Aku suka ceritanya simple tp ngena bgt
    Aku terharu bacanya
    Pengorbanan cinta dan penantian
    Wahhhh KEREN ditunggu ff lainnya
    Fighting dila

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s